Arsitektur Palembang

Arsitektur adalah ungkapan visual dan emosional...

Eksterior Desain

Arsitektur adalah sensasi dan hubungan...

Interior Desain

Arsitek Menentukan kualitas Hidup...

Perencanaan

Arsitek adalah ruang, pencahayaan, view, dan finishing...

3 D Gallery

Tampilkan postingan dengan label Interior. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Interior. Tampilkan semua postingan

Cara Memperbaiki Keramik Yang Lepas

0 komentar


Penggunaan dari lantai keramik yang baik serta rapi sangat memengaruhi keindahan pada sebuah ruangan. Tetapi, jika beberapa keramik yang telah dipasang rusak, bukan saja keindahannya menjadi berkurang, tapi juga faktor keamanan orang yang beraktivitas di dalam sebuah ruangan tersebut menjadi berkurang, di artikel ini dijelaskan Cara Memperbaiki Keramik Yang Lepas.
Kerusakan pada lantai keramik yang sangat umum terjadi ialah terlepas atau retak, ini bisa terjadi karena proses pemasangan yang salah atau tidak sempurna, sehingga pada waktu terjadi “pemuaian” maka perekat tidak dapat menahan keramik tersebut dari lantai kerja (lapisan adukan semen tepat di bawah keramik tersebut). Selain itu, juga bisa disebabkan keramik tersebut memang sudah usang, atau mengalami kerusakan fisik akibat benturan dan gesekan.. Jika sudah begini, segeralah lakukan tindakan perbaikan..
Sekali lagi bahwa penyebab utama keramik lepas adalah daya rekat semen dibawahnya sudah tidak baik. Selain penyebab yang telah kami sebutkan di atas, ini bisa terjadi karena memang mutu semen perekat atau komposisi adukan semen perekat kurang tepat. Mungkin karena terlalu banyak air atau pasir, atau bisa juga pasir yang digunakan bermutu kurang bagus (pasir dengan kadar lumpur tinggi). Faktor lain penyebab keramik mudah lepas dari dasarnya juga bisa disebabkan saat proses pemasangan pada saat keramik hendak dipasang tidak direndam air terlebih dahulu. Hal ini berakibat penurunan daya ikat semen terhadap permukaan bagian bawah keramik.
Tindakan yang benar sebelum memasang keramik adalah dengan merendam keramik terlebih dahulu di dalam air selama sekitar 15 sampai dengan 20 (semakin lama, semakin baik) menit setelah itu tiriskan. Saatpemasangan keramik biarkan celah nat (jarak antara masing-masing keramik biasanya 3 s/d 5mm) terbuka hingga semen perekat di dalamnnya kering dan keramik merekat erat. Setelah dirasa cukup kering kira-kira 1 s/d 2 hari, maka celah nat tersebut siap untuk diisi dengan semen dengan dicampur air guna menutup nat tersebut.
Solusi berikut bisa anda lakukan seandainya keramik yang telah terpasang tiba-tiba terlepas dari dasarnya. Sederhana saja: Angkat keramik yang terlepas untuk memperbaiki,  bersihkan bagian tepinya dengan amplas,  bongkar semen perekat lama hingga dasar lantai dengan pahat dan palu. Setelah itu siapkan adukan semen pasir sebagai perekat yang baru, lalu taruh menggunakan sendok semen dengan ketinggian yang sama seperti awal. Pasang kembali keramik lantainya, periksa ketinggiannya lalu sesuaikan dengan memukul-mukul keramik tersebut pelan-pelan dengan gagang palu yang terbuat dari kayu. Setelah semen perekat kering (kurang lebih 12 s/d 24 jam), tutup bagian celah nat dengan semen (tanpa dicampur air). Tunggu sampai kering…. Dan ruangan anda akan bagus lagi, dan yang pasti anda nyaman tidak tersandung lagi setelah Memperbaiki Keramik Yang Lepas.

Lampu Rumah Minimalis

0 komentar


Semakin berkembangnya desain rumah membuat beberapa peralatan rumah tangga mengalami penambahan fungsi. Salah satu bisa diambil contohnya adalah lampu yang interior maupun eksterior (led outdoor or led indoor)
Biasanya lampu digunakan sebagai sarana penerangan rumah, tapi sekarang, lampu juga banyak difungsikan sebagai asesoris atau penghias di sebuah rumah, khususnya rumah dengan desain minimalis.
Permintaan masyarakat terhadap lampu eksterior maupun interior belakangan ini semakin tinggi, akibat berkembangnya kreativitas dari sang produsen lampu dalam menciptakan lampu dengan berbagai bahan dan jenis yang makin menarik minat bagi pembeli.
Biasanya lampu untuk estetika sebuah rumah beragam. Untuk eksterior (led outdoor lights) biasanya berupa lampu sorot. Lampu ini berfungsi me-nyinari pilar di teras. Sinarnya akan menimbulkan kesan tegas dan romantis pada teras rumah pada malam hari. Untuk keperluan ini, umumnya lampu sorot dengan warna kuning yang digunakan. Sebaiknya anda memilih lampu sorot yang tahan terhadap berbagai kondisi.
Khusus untuk interior rumah, bisa menggunakan lampu hias. Sesuaikan gaya rumah dan perabotan yang ada di dalamnya. Pertimbangkan dan perhatikan ukuran ruangan tersebut. Pastikan membeli lampu hias yang sesuai dengan ukuran ruang anda. Dalam hal perawatan, memang tidaklah mudah dan membutuhkan kesabaran. Penggunaan alat pengusir debu konvensional (baca:kemoceng) dan lap kering juga baik untuk membersihkannya. Jika led lights terbuat dari kaca, gunakan sedikit air dan sabun untuk membasahi kain lalu usapkan perlahan.

Warna Cat Untuk Ruang Keluarga

0 komentar


Ruang keluarga merupakan area yg paling sering digunakan bersama-sama. Di ruangan ini penghuni rumah dapat bercengkrama, berkumpul, seraya menonton film ataupun mendengarkan alunan musik. Dan di sini pula, secara bersamaan dapa dilangsungkan aktivitas lain, seperti menerima tamu atau kerabat, membaca, bermain, bahkan bekerja.
Warna cat untuk ruang keluarga: ruangan ini idealnya mampu mengakomodir segala keperluan bersama seperti di sebutkan atas misalnya. Tapi pada kenyataannya, banyak permasalahan dalam mewujudkanwarna ruang keluarga yang sesuai dengan kebutuhan tadi. Keterbatasan akan space atau area, menjadikan salah satu  alasan. Maka dari itu, untuk membuat ruang keluarga nan ideal, perlu diskusi, kesepakatan dan kompromi dari anggota keluarga tersebut mengenai menetukan warna cat dinding ruangan tersebut. Misalnya, dalam menentukan apa saja kegiatan yang  dapat dilakukan di ruangan tersebut serta apa suasana serta warna cat ruangan yang diinginkan oleh semua anggota keluarga.

Renovasi Rumah

0 komentar


Renovasi Rumah –Pemilik rumah seringkali kali ingin terlibat terlalu jauh dalam proses pembangunan, walaupun sebelumnya kita sudah mempercayakan semuah pada sang arsitek bahkan melalui sebuah kontrak. Ini kita lakukan bukan saja karena kita ingin memastikan supaya hasilnya nanti memuaskan, tetapi terkadang karena kita sebenarnya juga ingin ikut membantu meringankan pekerjaan sang arsitek.
Tapi apa kita yakin kalau tindakan kita itu benar-benar membantu si arsitek? Pada artikel ini kami uraikan berbagai tips, cara dan saran yang perlu diperhatikan dalam melakukan pekerjaan renovas maupun pembangunan rumah sendiri:
1. Segeralah mengambil keputusan
Anda harus membuat berbagai keputusan mengenai pekerjaan renovasi rumah atau pembangunan. Segeralah ambil keputusan sebelum proyek tersebut dimulai. Sebab biasanya, berbagai masalah akan muncul waktu pekerjaan sedang berjalan, terlebih bila pekerjaan hamper selesai, misalnya dalam menentukan warna cat rumah, menentukan material lantai, menentukan aksesoris kamar mandi dan banyak kendala lainnya. Hal-hal sepertinya memang cukup sepele, tapi jika terlambat untuk mengambil keputusan maka semuanya proses pengerjaan akan terganggu, misalnya hasil kerja tidak optimal, biaya proyek membengkak, pengerjaan jadi lebih lama dari perkiraan dan lainnya.
2. Tetap pada pendirian awal
Berubah pikiran sebenarnya hal wajar, tetapi diwaktu Anda merubah pikiran tersebut, tentu banyak pula hal yang perlu dirubah dalam proses pengerjaan. Dan ini secara tidak disadari Anda telah menyimpang dari rencana awal pengerjaan renovasi rumah.
3. Cari informasi dalam membeli material
Sepertinya, ini merupakan cara paling efektif dalam menghemat biaya proyek. Cari informasi dari berbagai sumber atau konsultasikan pada ahlinya mengenai material apa yang cocok baik menurut selera Anda maupun anggaran. Jika kita mempercayakan tukang yang utk membeli material, mungkin saja biaya akan di markup. Hal ini tidaklah berlebihan, sebab apapun mungkin terjadi, tetapi biasanya mereka sudah mendapatkan harga yang bagus dibanding jika Anda belanja sendiri. Memang ini tak akan merobah total anggaran biaya yang sudah ditetapkan, tetapi bukankan sebenarnya ini dapat kita tekan, jika Anda mengetahui harga yang ada di pasar sebenarnya?
4. Jangan remehkan proyek renovasi rumah
Me-renovasi rumah bukan Cuma berarti kita hanya perlu memoles rumah. Tetapi banyak hal yang perlu diperhatikan semisal memeriksa kondisi listrik, konstruksi lama, jalur pipa air dan  lainnya. Ikuti saran dari orang yang hali seperti arsitek atau kontraktor.
5. Hitung anggaran yang diperlukan
Mungkin semua orang ingin punya hajat untuk melakukan perbaikan pada rumah lamanya, dan yang biasanya menjadi masalah adalah uang, hampir orang selalu mengalami ini. Mereka pada umumnya takut akan biaya pelaksanaan yang tidak sesuai dengan budget. Tapi kita jangan khawatir pada kemungkinan-akan membengkaknya biaya. Kalau kita sudah berkonsultasi dengan arsitek atau kontraktor berpengalaman, dan jika tidak terlalu banyak yang berobah selama proses pengerjaan, maka anggaran yang membengkak tidak akan terjadi.
9. Tentukan keutuhan ruang dan konsep desain
Memadukan antara konsep desain satu dengan yang lainnya memang sesekali akan terlihat indah, walau kenyataan di lapangan tidaklah selalu begitu. Maka Anda cobalah untuk mengetahui apa saja kebutuhan ruang serta konsep desain yang benar-benar disukai. Putuskan dengan matang gaya atau desain yang benar-benar sesuai dengan selera Anda. Kita tidak perlu selalu mengikuti tren berlaku, tapi utamakanlah kebutuhan ruanga, kenyamanan, dan keamanan struktur, ini lebih penting.
10. Persiapkanlah desain sebelum memulai pekerjaan
Beberapa dari pekerjaan renovasi rumah memerlukan jasa arsitek, dan memang ada beberapa proyek yang pengerjaan serta desainnya dipercayakan sepenuhnya pada tukan tradisional, tapi apakah Anda mau berspekulasi dengan kondisi seperti ini. Ingat bahwa rumah adalah investasi seumur hidup Anda. Saran kami adalah jangan sesekali memulai proyek renovasi tanpa adanya konsep desain dari orang yang ahli, atau setidaknya carilah informasi sebanyak-banyaknya mengenai hal ini.
Ada banyak faktor yang perlu diperhatikan dalam menentukan pola ruang. Oleh karena itu, berkonsultasilah dengan ahlinya atau seperti sudah diutarakan diatas bahwa kita harus mencari informasi sebanyak-banyaknya sebelum me-renovasi rumah.